“Sekarang karena telah memiliki kapela, ruangan di Gua Liang Woja hanya gunakan untuk beribadat pada saat pembukaan dan penutupan bulan Santa Maria,” kata Andy.
Dekat dengan sungai
Di dekat Gua Liang Woja, anda akan menemui aliran air sungai yang penuh batu-batu besar. Namanya Wae Kebong. Airnya begitu jernih dan segar.
Menariknya, ada juga beberapa kolam kecil di bawa pancuran sungai itu. Kolam tersebut terbentuk secara alami. Jika sebelum masuk atau saat keluar dari gua, badan Anda terasa gerah. Boleh singgah sebentar untuk mandi.
Sekali terjun dijamin segar. Anda tak perlu khawatir. Sungai tersebut sangat bersih. Jernih dan alami tanpa kotoran sampah atau pun limbah pabrik.
Selain itu, terdengar pula suara burung yang terus-menerus bersiul merdu. Burung tersebut berloncat-loncatan di pepohonan yang rindang. Suasana alam akan terasa begitu nyata.
Ada Pemandangan Persawahan Warga
Di jalan stapak sebelum sampai di Gua, ada keindahan lain yang anda jumpai. Keindahan itu ialah menyaksikan padi yang menghijau di persawahan warga.
Persawahan itu juga mirip spiderrice atau sawah lodok
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







