“Saya tahu pekerjaannya banyak untuk seluruh Indonesia, tapi dari yang begitu banyak tetap ada sedikit yang tetap mereka limpahkan untuk kita. Dan, saya kira itu bagian dari cinta, sehingga kita memang harus bersyukur dan berterimakasih.”
Bentuk terimakasih itu, lanjut Bupati Hery Nabit adalah doa sederhana saja, bapa ibu (Yori Antar Cs -pen) diberikan kesehatan, seluruh keluarga juga diberikan kesehatan. Apa-apa yang menjadi niat mudah-mudahan menemukan jalan terang.
Tak hanya itu, Hery Nabit juga mengakui ada banyak kekurangan, termasuk dalam kampung kecil ini (Ruteng Pu’u -pen) tetapi percayalah sepanjang komunikasi terbangun dengan baik setiap kekurangan itu pasti akan bisa teratasi secara bersama.


“Karena itu, saya minta betul komunikasi kita berjalan dengan baik, ada keterbukaan di sana supaya setiap masalah kita bisa carikan jalan keluar.”
Program 100 Rumah Gendang
Dihadapan Yori Antar dan seluruh masyarakat di Kampung Ruteng, Hery Nabit memastikan bersama warga Ruteng Pu’u akan membangun 1 lagi rumah sondong di Kampung Ruteng.
“Pak Yori, kebetulan mulai tahun ini kami akan melaksanakan program pembangunan 100 rumah gendang. Karena, dalam hitungan oemerintah kabupaten Manggarai masih ada 468 rumah gendang yang belum terbangun.”
Tidak berarti bahwa semuanya akan dibangun oleh pemerintah, tetapi kita tahu bahwa masyarakat adat sendiri juga mau ikut serta bergotong royong membangun semuanya.
Sehingga, walaupun di tengah keterbatasan, kami tetap berpikir bahwa ini menjadi prioritas. Zaman dimana dianggap bahwa budaya bukan prioritas tetapi kita di Manggarai menurut kami itu prioritas.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












