Berita  

KSP CU Florette Sudah 22 Tahun Bangun Manggarai Raya, Pater Simon Tukan Pimpin Misa Syukur

Meski mereka itu tampak miskin, ujarnya, tetapi mereka sebenarnya punya sesuatu yang bisa dibagi-bagikan kepada satu sama lain untuk kehidupan mereka bersama. Dasar itulah yang kemudian dia pakai untuk mengembangkan kehidupan berkoperasi dengan mengumpulkan uang dari mereka (orang miskin). Kemudian, membagi-bagikan uang itu kepada orang yang membutuhkan dalam bentuk pinjaman dengan sedikit bunga supaya berkembang untuk dapat melayani kebutuhan mereka.

Dia juga berpikir, tambah Pater Simon, bahwa tidak ada orang miskin yang tidak bisa menolong orang lain dan tidak ada orang kaya yang tidak pernah membutuhkan bantuan orang lain. Dia terus mendorong supaya orang-orang dalam hidup bersama berusaha untuk membangun semangat solidaritas satu terhadap yang lain. Maka upaya-upaya yang kita bisa lakukan sendiri tidak perlu harus datang dari pihak lain.

Kemudian dalam perkembangan koperasi, lebih jauh Pater Simon menguraikan bahwa kita melihat tiga hal pokok (pilar) yang penting bagi perkembangan koperasi. Yaitu keswadayaan, solidaritas dan pendidikan dengan cara penyadaran bersifat edukatif secara terus menerus. Tentu, orang akan sadar sehingga orang ikut apa dipikirkan oleh Raiffeisen, jadi pendidikan menjadi satu hal yang sangat penting dalam berkoperasi.

“Dalam pelayanan kepada para anggota tentu kita membutuhkan beberapa hal yang bisa membuat anggota menyadari pentingya berkoperasi. Misalnya melalui kehadiran pengurus, pengawas dan manajemen untuk memberi pendidikan kepada anggota atau orang-orang di desa yang belum menjadi anggota.” Ungkap Pater Simon.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel