Berita  

KPU Tetapkan DPT Pemilu 2024, 56 Persen Pemilih Ada di Pulau Jawa

Dari DPT yang telah ditetapkan, pemilih di enam provinsi di Pulau Jawa mencapai 56,33 persen dari total pemilih nasional di 38 provinsi. Rinciannya, pemilih di Jawa Barat 35.714.901 pemilih, Jawa Timur 31.402.838, Jawa Tengah 28.289.413, Banten 8.842.646, DKI Jakarta 8.252.897, dan DI Yogyakarta 2.870.974. Bahkan, Jabar, Jatim, Jateng, dan Banten menduduki peringkat lima besar jumlah pemilih terbanyak. Provinsi di luar Pulau Jawa yang memiliki jumlah pemilih masuk lima besar adalah Sumatera Utara dengan 10.853.940 pemilih.

Sementara itu, dari segi demografi usia, pemilih muda cukup mendominasi dengan jumlah 52 persen. Pemilih berusia di bawah 17 tahun sebanyak 0,003 persen, pemilih berusia 17-30 tahun 31,23 persen, pemilih berusia 31-40 tahun sebanyak 20,70 persen, serta pemilih di atas 40 tahun sebanyak 48,07 persen.

Direktur Eksekutif Algoritma Research and Consulting Aditya Perdana menilai, menumpuknya pemilih di Pulau Jawa membuat persaingan memperebutkan pemilih di Jawa sangat ketat. Penguasaan pemilih di Jawa akan memberikan dampak elektoral yang signifikan, terutama dalam pilpres. Oleh karenanya, semua kandidat pasti akan bertarung maksimal merebut simpati pemilih di Jawa.

”Pemilih di Pulau Jawa selalu menjadi primadona peserta pemilu karena jumlahnya yang sangat banyak,” katanya.

Lebih jauh, jumlah pemilih muda yang mencapai 52 persen menjadi tantangan tersendiri bagi peserta ataupun penyelenggara pemilu. Bagi peserta pemilu, mereka dihadapkan pada karakteristik pemilih yang gamang dan mudah dipengaruhi siapa pun. Kondisi ini membuat parpol, caleg, ataupun capres-cawapres mesti bersaing ketat merebut pemilih muda karena jumlahnya sangat signifikan. Sementara bagi penyelenggara pemilu, mereka harus bisa mengajak pemilih muda menggunakan hak pilihnya di TPS.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel