Kami juga memandang bahwa proses pembenahan perlu disertai evaluasi objektif terhadap seluruh pejabat yang telah lama menduduki posisi strategis. Setiap pejabat tentu harus dinilai berdasarkan integritas, kompetensi, hasil kerja, serta kontribusinya terhadap pencapaian tujuan negara, tanpa memandang dari pemerintahan mana ia berasal. Sebaliknya, apabila terdapat individu yang terbukti tidak mampu memenuhi target kinerja atau tidak lagi sejalan dengan agenda reformasi, maka penyegaran merupakan langkah yang patut dipertimbangkan.
Forum Komunikasi Nasional-08 tidak menyerukan pergantian demi pergantian. Kami menyerukan transformasi. Kami menginginkan pemerintahan yang bersih, profesional, efektif, dan berdikari; pemerintahan yang mampu menjaga setiap rupiah uang negara, memperkuat BUMN sebagai motor penggerak ekonomi nasional, serta memastikan seluruh kebijakan benar-benar bermuara pada kesejahteraan rakyat.
Seruan ini lahir dari berbagai dialog bersama masyarakat, organisasi relawan, akademisi, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai elemen bangsa. Ini bukan suara segelintir orang, melainkan akumulasi aspirasi yang kami temui dalam berbagai konsolidasi di berbagai daerah.
Kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami menyampaikan dengan penuh hormat bahwa kepercayaan rakyat merupakan modal politik yang sangat berharga. Modal tersebut akan semakin kuat apabila diiringi dengan keberanian melakukan evaluasi, penyegaran, dan pembenahan secara menyeluruh terhadap seluruh instrumen pemerintahan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











