Presiden Prabowo Subianto telah berulang kali menegaskan komitmennya terhadap efisiensi anggaran, pemberantasan kebocoran, dan penguatan tata kelola pemerintahan. Komitmen tersebut memerlukan dukungan penuh dari seluruh jajaran pemerintahan, termasuk para pejabat birokrasi, direksi dan komisaris BUMN, serta seluruh perangkat pengawasan negara.
Oleh sebab itu, kami berpandangan bahwa penyegaran tidak cukup hanya menyentuh kabinet. Evaluasi juga patut dilakukan terhadap seluruh struktur strategis yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan kebijakan negara, termasuk pengelolaan BUMN, sehingga visi besar Presiden dapat diterjemahkan secara efektif sampai ke tingkat pelaksanaan.
Dalam konteks tersebut, kami menilai Presiden perlu menempatkan figur-figur yang memperoleh kepercayaan penuh darinya untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap BUMN. Pengawasan yang kuat akan mempercepat reformasi tata kelola, meningkatkan koordinasi antarlembaga, sekaligus memastikan setiap kebijakan strategis berjalan sesuai arah pembangunan nasional.
Sebagai pandangan politik kami, figur Sufmi Dasco Ahmad merupakan salah satu sosok yang layak untuk diajak Presiden berdiskusi dalam penempatan Kepala Badan Penggerak BUMN apabila diperlukan penguatan fungsi pengawasan di BP BUMN. Penilaian ini kami dasarkan pada pandangan bahwa reformasi kelembagaan membutuhkan figur yang memiliki kepemimpinan, kemampuan membangun koordinasi, komunikasi politik yang baik, serta memperoleh kepercayaan Presiden dalam mengawal agenda perubahan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











