Ruteng, infopertama.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Manggarai tahun ini bakal menghadirkan nuansa berbeda.
Pemerintah Kabupaten Manggarai memutuskan untuk melibatkan siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-Kanak (TKK) sebagai pengisi utama Misa Syukur Kemerdekaan, termasuk pembawa ritual adat Torok Tae.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Terbatas Persiapan HUT ke-81 RI yang dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, S.E., M.A., di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Selasa (28/7/2026).
Bupati Hery menekankan, pelibatan generasi muda dalam ritual Torok Tae, —sebuah tradisi lisan Manggarai yang diintegrasikan dalam tata liturgi Gereja Katolik—bukan sekadar agenda seremonial pelengkap, melainkan strategi pendidikan karakter dan pelestarian identitas budaya daerah.
“Pelibatan anak-anak dalam pelayanan liturgi dan ritual adat ini adalah bagian dari pendidikan karakter. Kita ingin menanamkan rasa cinta tanah air, semangat kebersamaan, serta kecintaan terhadap budaya lokal sejak usia dini,” ujar Bupati Hery.
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, S.Sos., menambahkan bahwa panitia saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan jajaran keuskupan/gereja dan pihak sekolah untuk memastikan persiapan latihan berjalan matang.
“Kami ingin memastikan anak-anak kita tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga memahami nilai iman, nasionalisme, dan keluhuran tradisi Manggarai yang mereka bawakan,” jelas Lambertus.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











