Meleburnya Kekuasaan Keuangan, Industri dan Birokrasi Ciri kedua yang diuraikan secara panjang lebar oleh Lenin adalah “oligarki kapital”. Kalau anda lihat teks aslinya, halaman yang dirujuk pada kutipan ini justru berisi bab yang berjudul “Bank dan peranan barunya”. Dengan agak memutar, Lenin menjelaskan bagaimana perubahan peran bank, dari sekedar perantara pertukaran menjadi penentu perputaran modal, merupakan prasyarat bagi terbentuknya oligarki (kekuasaan mutlak) kapital.
Menurut Lenin, berubahnya peranan bank ini dapat terjadi karena bank menjadi pusat terkumpulnya uang. Karena, di bawah kapitalisme, uang merupakan sebuah “komoditi super” (supercommodity), tidaklah terlalu mengherankan jika kemudian para pemegangnya tumbuh menjadi sebuah kekuatan yang menentukan dalam kancah ekonomi-politik. Lenin menjelaskan bahwa pada awalnya bank tabungan dan bank kredit adalah dua hal yang berbeda. Namun, seiring perjalanan waktu, kedua bentuk ini melebur menjadi bank modern yang kita kenal sekarang. Pada bentuknya yang modern inilah bank kemudian berevolusi menjadi penentu perputaran modal. Baik melalui kebijakan persetujuan kredit maupun melalui reinvestasi yang Ia lakukan sendiri.
Kesatuan tindakan dari industri dan birokrasi adalah ciri dari kapitalisme. Sejak awal terbentuknya negara borjuis, birokrasi negara selalu berpihak pada para penguasa industri. Salah satu contoh paling baik dari hal ini adalah Amerika Serikat. Bahwa hampir semua taikun yang kini menguasai perindustrian Amerika Serikat memupuk kekayaannya dari perluasan infrastruktur negara itu, terutama dari proyek pembukaan wilayah Barat (Wild West), termasuk di antaranya pembangunan jalur kereta api dan telekomunikasi. Pada dasarnya, negara borjuis (dan seluruh aparatusnya) memang didirikan untuk melayani kepentingan para penguasa kapital. Namun demikian, ketika kekuatan para penguasa keuangan mulai bangkit, kesatuan tindakan ini mengambil bentuk yang berbeda: kita tidak lagi dapat membedakan mana yang sesungguhnya adalah penguasa keuangan, penguasa industri atau penguasa birokrasi. Ketiganya sudah campur-aduk membentuk satu kelembagaan baru yang oleh Lenin disebut sebagai “oligarki kapital”.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

