Cepat, Lugas dan Berimbang

ILUNI UI NTT: Tragedi Anak di Ngada Tanda Darurat Perlindungan Anak NTT

Yohanes Bastian Roja (YBR), siswa SD di Ngada yang bunuh diri usai tak bisa beli buku dan pena (Foto: Dok. Keluarga YBR)

Sementara itu, organisasi profesi seperti Ikatan Pekerja Sosial Indonesia dan Ikatan Psikolog Klinis diharapkan turun langsung memberikan dukungan teknis dan penguatan kapasitas di lokasi.

Demikian Uuni UI NTT menilai tragedi ini adalah pukulan telak bagi hati nurani kemanusiaan kita semua, sebuah alarm yang tidak boleh lagi diabaikan. Setiap anak yang meninggal karena sistem yang mengabaikannya adalah cermin kegagalan kolektif kita sebagai bangsa.

“Kami percaya, masa depan NTT yang gemilang hanya dapat dibangun di atas pemenuhan hak dan perlindungan anak-anaknya hari ini. Mari kita jadikan duka yang dalam ini sebagai energi bersama untuk mewujudkan perubahan yang nyata dan berkelanjutan.”

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN