Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal penanganan pascabencana, termasuk koordinasi terkait kebutuhan infrastruktur dasar warga.
“Kondisi di lapangan, khususnya ketersediaan listrik dan perlengkapan pengungsian, akan terus kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar penanganan bencana ini bisa berjalan cepat dan tepat sasaran,” tambah Sehadun.


Mewakili tokoh masyarakat setempat, Valentinus Jelahu menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Partai Gerindra. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya karena bantuan tersebut sangat berarti bagi warga Lehot yang sedang bertahan di tengah kondisi darurat.

Hingga saat ini, kondisi Dusun Lehot masih memprihatinkan akibat belum terjangkau aliran listrik PLN. Warga terpaksa bertahan di dalam tenda pengungsian dengan penerangan seadanya di tengah cuaca malam yang sangat dingin.
Kebutuhan mendesak yang masih sangat diharapkan warga meliputi bahan bakar solar untuk mengoperasikan mesin genset, terpal tambahan guna mendirikan posko pengungsian, serta pakaian, selimut tebal, dan kelambu untuk menahan suhu dingin sekaligus melindungi pengungsi dari gigitan nyamuk.
Terpisah, Boni Burhanus, Anggota DPRD Provinsi NTT menegaskan bahwa pemulihan pasca gempa merupakan tugas bersama, tidak hanya tugas pemerintah. Masyarakat umumpun yang sekiranya bisa membantu agar bebarengan kita baku peduli.
“Hari ini, kami dari Gerindra tidak sekedar menyalurkan sembako dan obat-obatan semata, kami hadir untuk ikut merasakan langsung kondisi warga terdampak. Saat bersamaan, teman-teman juga sudah mendata kondisi lapangan tuk disampaikan kepada pemerintah yang mungkin belum sempat mendata.” Ujar Boni Burhanus via gawainya, Minggu.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












