Cepat, Lugas dan Berimbang

Habiskan Dana 7 M Lebih, Puskesmas Tana Mori Dikerjakan Asal Jadi

Puskesmas Tana Mori
Material Papan Kayu menutup akses masuk ke halaman tengah PKM Tana Mori

Masih menurut warga tersebut, sejak pelayanan kesehatan di Puskemas itu berjalan hingga saat ini, tidak ada lagi aktivitas pekerja proyek. ”Tidak ada lagi tukang yang kerja di sini, sudah dari bulan Januari lalu. Saya tidak tau proyek ini sudah selesai atau belum,” ungkap sumber tersebut yang tak mau dimediakan namanya karena mengaku takut kena masalah.

Sementara itu dihubungi melalui pesan WhatsApp, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat Adrianus Ojo, saat dikonfirmasi terkait kerusakan di Puskesmas Tana Mori mengaku telah menyampaikan ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Dirinya bahkan memerintahkan rekanan untuk segera memperbaikinya.“Selamat malam Pak PPK. Barusan saya ada permintaan dari Wartawan untuk memberikan tanggapan atas aduan masyarakat terkait ada beberapa kerusakan pada gedung Tana Mori,” ujar Adrianus melalui pesan WhatsApp-nya ke PPK (23/5) yang salinannya diperoleh media ini.

Dalam pesan tersebut Ojo juga minta PPK agar memerintahkan penyedia untuk memanfaatkan secara maksimal waktu pemeliharaan. “Untuk itu saya meminta ite (anda) untuk memerintahkan penyedia untuk memanfaatkan dengan semaksimal mungkin masa pemeliharaan yg berakhir di Desember 2024. Jika tidak respon dalam 2 hari ke depan, berikan surat peringatan atau tindakan lain sesuai ketentuan. Terima kasih,” tulis Kadis Ardi Ojo.

Puskesmas Tana Mori

Untuk diketahui, proyek di Puskesmas Tana Mori masuk dalam pengawasan Kejaksaan Negeri Manggarai Barat. Hal tersebut terpantau dari baliho yang berdiri berdampingan papan Informasi kegiatan. Hanya saja baliho tersebut tidak disertai dengan logo Kejaksaan Negeri Manggarai Barat.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN