Guru Mutu Pendidikan Maju

Seberapa mutu guru di Indonesia?

Pertanyaan reflektif sekaligus notifikasi yang perlu dibuka oleh kita para guru Indonesia. Mutu guru Indonesia masih jauh dari kata sempurna. Apa kabar siswa Indonesia? Sangat disayangkan berdasarkan data hasil uji kompetensi terhadap 1,6 juta guru oleh Kemdikbud 2015 menunjukkan bahwa 1,3 juta guru (81%) mendapatkan nilai di bawah 60, hanya 192 guru (0,01%) yang nilainya 90-100, dan sekitar 130 ribu guru mendapatkan nilai 0-30 (8,13%).

Kondisi ini belum mengalami perubahan yang signifikan dibanding data uji kompetensi 2012 yang reratanya mencapai 46,41. Dari sisi jumlah guru yang berimplikasi pada rasio guru-siswa, kita patut bertepuk dada karena rasio guru-siswa Indonesia tergolong sangat baik. Untuk rasio guru-siswa SD adalah 1:20, lebih baik dibandingkan Thailand, China, dan Korea.

Guru Mutu
Apolinius Barung, S.Pd (Dokpri)

Demikian juga untuk rasio guru-siswa SMP Indonesia mencapai 1:14, lebih baik dibanding Korea, Inggris, dan bahkan Amerika Serikat. Tampak bahwa korelasi antara jumlah dan mutu guru Indonesia berbanding terbalik. Hal ini secara implisit memberi sinyal bahwa kita para guru indonesia lebih bangga terhadap kuantitas ketimbang kualitas.

Indonesia maju mesti menjadi tanggung jawab langsung dari kita para guru, keberhasilan generasi mendatang dikendalikan oleh kita. Profesi guru mesti diangap sebagai suatu panggilan hati yang perlu dijalani dengan penuh rasa tanggung jawab.

Selain itu guru mutu juga harus diberikan pendidikan dan pelatihan keilmuan, keguruan, dan keterampilan, seperti keterampilan hidup (life skills), keterampilan bahasa asing, keterampilan sosial, keterampilan manajerial, secara berkala dan berkelanjutan sehingga guru bermutu bisa menjadi penerang dan pencerah teladan bagi peserta didik dan masyarakatnya. Jika komitmen budaya mutu tersebut dapat diaktualisasikan secara holistik integratif, maka masa depan pendidikan nasional diharapkan dapat mencerdaskan dan mencerahkan kehidupan bangsa. Dengan begitu, guru bermutu memang berkompeten menjadi penggerak Indonesia maju.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel