Guru Mutu Pendidikan Maju

Merujuk pada data di atas, ini adalah tamparan keras bagi guru di Indonesia sebagai garda terdepan dalam memajukan pendidikan. Dan, mesti menjadi spirit untuk bisa menyaingi negara-negara tetangga di Asia. Guru Indonesia harus lebih kerja keras dan berkomitmen menuju pendidikan yang maju.

Harapan mewujudkan guru bermutu dan pendidikan yang maju adalah dambaan segenap masyarakat Indonesia. Pemerintah Indonesia tak ragu merogo saku untuk memajukan pendidikan Indonesia. Di kutip dari laman kemenkeu Anggaran Pendidikan Tahun 2023 Sebesar Rp608,3 Triliun pemerintah Indonesia mengalokasi 20% dari anggaran belanja negara dalam APBN 2023. “Anggaran pendidikan tahun 2023 sebesar Rp608,3 triliun dengan perincian Rp233,9 triliun untuk Program Indonesia Pintar kepada 20,1 juta siswa dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah untuk 976,8 ribu mahasiswa. Rp305 triliun yang disalurkan melalui Transfer ke Daerah ditujukan untuk membiayai operasional sekolah bagi 44,2 juta siswa dan untuk biaya operasional PAUD bagi 6,1 juta peserta didik. Rp69,5 triliun disiapkan untuk dana abadi pendidikan termasuk dana abadi pesantren, dana abadi riset, dana abadi perguruan tinggi, dan dana abadi kebudayaan.

Tapi kenyataan tak selalu mengembirakan, kondisi pendidikan di Indonesia masih sangat memperihatinkan. Upaya yang pemerintah lakukan belum sepenuhnya menuntaskan persoalan pendidikan. Kekurangan jumlah guru (shortage) khususnya pada daerah-daerah terluar, terdepan, dan tertinggal masih menjadi hal lumrah dan terus menjadi beban seakan tak berujung; distribusi media, alat dan bahan sebagai penunjang pendidikan yang tidak seimbang juga menjadi ironi lantaran di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang makin cangih guru di Indonesia masih berkabung pada konsep-konsep konvensional dalam praktik pembelajaran (unbalanced distribution); kualifikasi di bawah standar (under qualification); Guru kurang kompeten (low competence); serta ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan bidang yang diampu (missmatched).

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel