Cepat, Lugas dan Berimbang

Festival Budaya dan Religi Wae Nakeng 2025 Gaungkan Sinodalitas dan Harmoni Lintas Agama

Baca Juga: Pengembangan PLTP Poco Leok

Ia menekankan bahwa festival bukan ajang mencari keuntungan, tetapi sarana mendorong pengembangan UMKM di Lembor.

“Kami hanya ambil 10 persen dari hasil penjualan untuk panitia. Tujuan utama kami adalah mendukung pelaku usaha mikro” tutupnya.

Apresiasi dari Pelaku UMKM

Salah satu peserta UMKM dari Ruteng, Ricard Jundu, menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan mereka dalam festival ini.

Ia menilai gereja telah memberikan ruang nyata untuk pemberdayaan ekonomi dan pengembangan bakat kaum muda.

“Kami bersyukur diundang ke festival ini. Selain mendukung UMKM, kegiatan ini juga memberi panggung bagi anak-anak dan OMK untuk berekspresi melalui seni,” jelas Richard.

Merayakan Iman, Budaya, dan Kebersamaan

Festival Budaya dan Religi Santa Familia Wae Nakeng 2025 menjadi cerminan keberhasilan sinergi antara gereja, masyarakat, pelaku UMKM, dan lintas agama.

Semua pihak bersatu dalam semangat kebersamaan untuk merayakan iman dan budaya lokal secara harmonis.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN