“Berbeda pilihan barang biasa, bahkan berbeda jalur itu barang biasa saja. Tetapi, bukan karena berbeda jalur maka kita harus menutup untuk pihak sebelah yah, tidak begitu juga. Saya kira saya datang hari ini bukan sekedar untuk omong soal siapa mau jadi bupati. Tetapi juga, kita bicara tentang semangat apa yang kita mau bawa dalam pilkada Manggarai 2024.”
“Saya berharap betul bahwa DPD PAN Manggarai juga ikut serta dalam semangat yang sama untuk mewujudkan budaya politik Manggarai yang santun, yang manusiawi, yang humanis tapi humanis yang bukan hanya di mulut, harus dipraktekkan. Kalau hanya di mulut itu namanya munafik.” Urai Hery Nabit yang didengar secara seksama para hadirin dan pengurus DPD PAN Manggarai.
Suami Meldiyanti Hagur itu menambahkan, ia dan rombongan hadir ke DPD PAN dengan hati putih, bersih untuk Manggarai, saya datang pakai baju putih.
“Tadi di PDI Perjuangan saya pake baju merah, karena saya orang PDI Perjuangan. Tapi saya datang ke sini saya pakai baju putih. Untuk mengatakan bahwa saya mulai semuanya dengan hati yang bersih, bukan dengan iri hati, bukan dengan sakit hati, apalagi karena dendam masa lalu, tidak begitu, itu jauh, itu bukan saya.” Tegas Hery Nabit.
“Saya dengan hati putih, menawarkan kita bekerja sama untuk Manggarai ini. Saya kira untuk tiga tahun ini kita sudah sama-sama menilai, saya tidak mengatakan bahwa sempurna milik saya, tidak. Sempurna hanya milik Tuhan. Ada hal yang saya lakukan, ada hal juga yang belum saya lakukan, ada hal juga yang belum saya tuntaskan. Karena itu, sya mengajak DPD PAN untuk semangat kita tuntaskan pekerjaan kita untuk Manggarai.”
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











