Untuk mengatasi dampak bencana secara menyeluruh, Pemerintah Pusat bersama gabungan kementerian dan lembaga meluncurkan serangkaian langkah strategis berskala nasional. Komando Posko Penanggulangan Bencana Terpadu langsung diaktifkan di tingkat provinsi hingga kabupaten untuk mengunci kendali operasional dan memperlancar alur logistik.
Di saat yang sama, tim Basarnas bersama prajurit TNI dan Polri menggenjot percepatan operasi pencarian serta pertolongan di lokasi reruntuhan bangunan dan wilayah yang tertimbun longsor.
BNPB turut mengerahkan armada helikopter operasional dan pesawat fixed wing demi menembus kawasan yang terisolasi. Penetrasi udara ini menjadi kunci utama penyaluran bahan pangan, obat-obatan, serta tenda darurat secara kilat. Seiring dengan pergerakan logistik, Tim Penanganan Darurat BNPB dan BPBD terus menggenjot kaji cepat dan validasi data guna memastikan skema bantuan pemulihan berjalan tepat sasaran.


Pemulihan sarana fisik dasar ditangani langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan PLN yang mengarahkan alat berat untuk membersihkan jalur darat serta menghidupkan kembali gardu listrik dan stasiun pemancar sinyal seluler.
Di tengah proses evakuasi yang terus berjalan, BMKG bersama BNPB berulang kali mengimbau warga Flores untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan, menjauhi struktur bangunan yang retak, dan hanya mematuhi panduan resmi pemerintah.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel










