iii) PLN telah bertanggungjawab dengan memberikan kompensasi terhadap lahan masyarakat yang terdampak semburan liar.
iv) Dalam hal mengantisipasi kejadian blow out, PLN telah dan akan :
a. Menyesuaikan desain sumur secara lebih hati-hati dengan mempertimbangkan kejadian yang pernah ada
b. Menggunakan peralatan dengan teknologi yang memadai dan sesuai standar, seperti blow-out preventer dan mesin-mesin pompa
c. Memastikan prosedur monitoring kondisi pemboran berjalan sesuai standard dan ketersediaan air sebagai media pendingin sumur selalu cukup memadai.
Kesimpulan:
i) Secara statistik- kemungkinan sangat kecil akan terjadi / terulang.
ii) Penyebab kejadian karena human error, ketidakstandaran peralatan dan metode penanganan
iii) Kesalahan teknis tidak akan terulang / akan dicegah. Dilakukan kontrol kondisi lubang bor/sumur geothermal yang baik:
1. Sistem sirkulasi air yang baik dan memadai (jumlah debit air cukup, sistem distribusi air memadai dan sesuai standar).
2. Blow-out preventer (BOP) yang sesuai standar.
3. Adanya system plug semen dan casing yang melindungi.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel









