Terpisah, Marselinus Franky Dii, salah satu orang tua siswa yang hadir pada festifal P5 mengaku sangat mendukung festival ini.
Menurutnya, anak-anak dididik bukan hanya pendidikan akademik saja, tapi bagaimana mereka mengenal dan mencintai budaya lokal, pangan lokal dan lebih khusus bagaimana anak anak dilatih berpikir untuk mampu lebih kreatif, inovatif dan berjiwa besar dalam mengaktualisasi pengetahuan yang mereka dapat dari para guru.
Marsel juga mengharapakan semoga kegiatan ini menjadi agenda tahuan sekolah agar anak-anak termotivasi untuk berlomba-lomba dalam kegiatan-kegiatan positif yang ada di sekolah.
“Semoga SDN Reo II menjadi role model untuk SD lainya, dan menjadi salah satu sekolah favorit yang ada di kecamatan Reok,” tutupnya.
Adapun festival diramaikan berbagai kegiatan seni dan budaya, antara lain acara kapu, Doa pembukaan (ayat AL-Q), Pertunjukan Fashion Show, dance dola-dola, karya produk celengan dan hiasan dinding, penampilan pianika, puisi, perkenalan dalam bahasa inggris, hiasan bunga dari tutupan botol dan alat transportasi, tarian kreasi, jajanan lokal, tarian wonderland dan pot bunga, serta pameran kerajinan lainya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







