Cepat, Lugas dan Berimbang

Klarifikasi NR yang Pisah Ranjang dengan Suami, Kini Dituduh Selingkuh dengan Bupati Dompu

infopertama.com – Nadira Ramayanti (NR) akhirnya bersuara usai beredarnya kabar perselingkuhan antara dirinya dengan bupati Dompu, Bambang Firdaus.

Kabar perselingkuhan keduanya beredar luas di berbagai media sosial yang mengaitkan Nadira Ramayanti dengan Bupati Dompu, Bambang Firdaus yang memiliki hubungan pribadi.

Menyikapi itu, Nira Ramayanti yang merupakan istri anggota DPRD Provinsi NTB, Marga Harun ini menyampaikan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Dalam keterangan resminya yang dikutip Jumat, 13 Maret 2026, Nadira mengaku saat ini sedang menjalani proses perceraian dengan suaminya melalui Pengadilan Agama Mataram. Dan, sejak sekitar bulan November 2025 telah hidup terpisah serta tidak lagi tinggal serumah.

Kondisi tersebut merupakan persoalan rumah tangga pribadi yang saat ini sedang diselesaikan melalui jalur hukum dan dia berharap semua pihak dapat menghormati proses tersebut.

Dia mengungkapkan bahwa terkait isu yang berkembang di media sosial, benar bahwa pada sekitar bulan Februari 2026 dirinya sempat melakukan komunikasi secara terbatas melalui media komunikasi elektronik dengan salah satu tim dari Bupati Dompu yang kemudian berlanjut melalui WhatsApp.

Komunikasi tersebut pada dasarnya berkaitan dengan penyampaian beberapa pandangan serta hal-hal yang saya ketahui terkait dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

“Hal tersebut saya sampaikan sebagai bagian dari komunikasi yang wajar antara masyarakat dengan kepala daerah dan tidak memiliki maksud ataupun tujuan lain di luar itu,” ungkapnya dalam rilis yang diterima media ini.

Dilanjutkannya, bahwa dalam proses tersebut kemudian terjadi komunikasi secara terbatas melalui WhatsApp dengan Bupati Dompu yang pada prinsipnya hanya berkaitan dengan penyampaian beberapa hal yang saya anggap perlu disampaikan.

“Perlu saya tegaskan bahwa komunikasi tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menyampaikan informasi yang bertujuan menjelekkan ataupun merugikan nama baik pihak manapun,” terangnya.

Menurutnya, hal-hal yang disampaikan dalam komunikasi tersebut semata-mata merupakan pandangan pribadi mengenai beberapa hal yang dianggap penting untuk disampaikan, tanpa adanya maksud untuk mempengaruhi hubungan ataupun dinamika pemerintahan daerah.

“Perlu saya tegaskan bahwa sebelum komunikasi tersebut terjadi, saya secara pribadi tidak memiliki hubungan kedekatan maupun hubungan pribadi dengan bapak Bupati Dompu,” tegasnya.

“Komunikasi yang terjadi juga tidak pernah mengarah pada hubungan pribadi maupun hubungan khusus sebagaimana yang dituduhkan oleh beberapa pihak di media sosial,” tegasnya lagi.

Terkait berbagai isu yang menyebutkan adanya hubungan khusus maupun rencana pertemuan pribadi dengan Bupati Dompu, Nadira Ramayanti menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak pernah terjadi.

Apabila terdapat potongan percakapan maupun narasi tertentu yang beredar di media sosial, maka hal tersebut tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya dan sangat mungkin merupakan informasi yang tidak utuh sehingga menimbulkan penafsiran yang keliru.

“Saya menilai berbagai tuduhan serta narasi yang berkembang di media sosial tersebut sangat merugikan saya secara pribadi sebagai seorang perempuan serta berdampak pada keluarga saya,” cetusnya.

Oleh karena itu, klarifikasi ini disampaikan dengan berharap masyarakat dapat memperoleh penjelasan yang sebenarnya serta dapat menyikapi berbagai informasi yang beredar secara bijak dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Saya juga menegaskan bahwa tidak pernah ada hubungan pribadi maupun hubungan khusus antara saya dengan bapak Bupati Dompu sebagaimana yang dituduhkan oleh beberapa pihak,” tegasnya lagi.

“Klarifikasi ini saya sampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tutupnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel