Warga Rondowoing Bangun Jalan Rabat Beton Secara Swadaya, Menanti Sentuhan Pemda Manggarai Timur

Pemerintah Desa Rondowoing berharap pembangunan swadaya masyarakat dapat membuka perhatian Pemda Manggarai Timur terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

“Harapan kami, Pemda Manggarai Timur dapat melihat kegiatan ini dan membantu kekurangan yang kami miliki. Kami berharap pemerintah melanjutkan pembangunan ruas jalan ini karena jalan tersebut sangat penting bagi masyarakat,” ujar Robertus.

Warga Kecewa, tetapi Tetap Bergotong Ryong

Semangat warga membangun jalan secara mandiri tidak serta-merta menghapus kekecewaan mereka terhadap kondisi infrastruktur. Ildefonsus Manto, salah seorang warga Desa Rondowoing, mengaku senang melihat hasil kerja bersama, tetapi tetap berharap pemerintah daerah hadir.

“Saya mewakili masyarakat tentu sangat senang melihat hasil kerja swadaya dan bantuan dari orang-orang baik. Kami berharap jalan rabat ini terus utuh dan kami bersedia merawat serta menjaganya,” kata Ildefonsus.

Ia mengakui masyarakat merasa kecewa karena pembangunan jalan daerah belum menyentuh Desa Rondowoing. Namun, kekecewaan itu justru mendorong warga untuk mengambil langkah bersama.

Warga lainnya, Yonas Pandur, bahkan menggambarkan kondisi tersebut sebagai bentuk keterlupaan terhadap masyarakat Rondowoing.

“Kami sangat kecewa dengan program pembangunan infrastruktur jalan Pemda Manggarai Timur yang sampai saat ini belum menjamah Desa Rondowoing. Kami seolah-olah menjadi masyarakat yang terlupakan sebagai warga Manggarai Timur,” ungkap Yonas.

Meski demikian, Yonas menegaskan masyarakat tidak ingin berhenti pada kekecewaan. Ia meminta pemerintah daerah melanjutkan pembangunan jalan tersebut hingga memenuhi standar yang lebih baik.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel