“Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Kabupaten Manggarai, dan seluruh masyarakat Manggarai, saya menyampaikan profisiat dan selamat kepada para suster yang merayakan Pesta Perak hidup membiara, serta kepada tiga suster yang hari ini mengikrarkan kaul kebiaraan. Ini merupakan keputusan iman yang mulia dan patut disyukuri,” ujar Fabianus Abu.
Menurutnya, panggilan hidup membiara bukan hanya menjadi bentuk pengabdian kepada Tuhan, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi pembangunan masyarakat melalui pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pastoral.
Wakil Bupati berharap momentum syukur tersebut semakin meneguhkan panggilan para religius untuk terus menjadi saksi kasih Kristus di tengah masyarakat.
“Semoga peristiwa iman ini semakin meneguhkan panggilan para suster untuk terus menjadi pelayan kasih, pembawa damai, serta terang bagi sesama. Kehadiran para suster melalui karya-karya pelayanan telah memberikan kontribusi besar dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan memperkuat nilai-nilai moral masyarakat Manggarai,” katanya.
la juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan lembaga-lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami memandang Kongregasi SSpS sebagai mitra strategis pemerintah. Selama ini para Suster telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa melalui pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta pendampingan sosial. Pemerintah tentu memberikan apresiasi yang tinggi dan berharap sinergi ini terus terjalin demi mewujudkan Manggarai yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











