Wabub Siprianus Habur Sampaikan 5 Poin Prioritas RKPD Matim Tahun 2024

Perubahan iklim, kata Flori, telah menjadi ancaman serius bagi petani yang jumlahnya 80-an persen dari jumlah penduduk di Manggarai Timur. Para petani adalah kelompok rentan yang harus mendapat perhatian dari kebijakan pembangunan sebab perubahan iklim mengakibatkan mereka mengalami kehilangan sumber penghidupan dan krisis pangan.

Yohanes Sentis, Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Timur di hadapan para peserta musyawarah rencana pembangunan memberi tanggapan terhadap usulan Florianus Hasi terkait kebijakan pembangunan pertanian untuk mengatasi dan mengurangi dampak perubahan iklim.

Menurut Jhon, Dinas Pertanian telah mengambil langkah yang bersifat mitigasi dan adaptasi dengan kegiatan-kegiatan pengembangan sorgum, pembangunan kepenangkaran benih jagung dan padi yang tahan terhadap kondisi kering dan basah. Serta, mendorong pengembangan pertanian organik untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Untuk itu, ajak Jhon, supaya Yayasan Ayo Indonesia-Pattiro, dan Yayasan Kehati terus bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk isu perubahan iklim dan ketahanan pangan melalui pengembangan sorgum.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel