“Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur siap memback up dan mendukung pelaksanaan program ini melalui kerja sama dengan para camat, lurah, dan kepala desa.
KKN Tematik ini sangat berpengaruh terhadap upaya penurunan stunting, angka kemiskinan ekstrem, serta peningkatan literasi dan numerasi masyarakat,” ujar Tarsisius.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah dan pemerintah kecamatan untuk membangun sinergi yang kuat sehingga program KKN mampu menjangkau masyarakat secara optimal.
KKN Tematik Hadirkan Solusi atas Persoalan Nyata Masyarakat
Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic., Theol., menjelaskan bahwa KKN Tematik merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud komitmen kampus dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Rektor, mahasiswa perlu hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai peserta program akademik, tetapi sebagai agen perubahan yang ikut berkontribusi menyelesaikan persoalan-persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
“KKN Tematik menjadi ruang belajar yang sangat penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus hadir sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan di tingkat desa dan kecamatan,” kata Rektor.
Ia menjelaskan bahwa stunting tidak hanya berkaitan dengan masalah kesehatan anak, tetapi juga berhubungan erat dengan kualitas sumber daya manusia pada masa depan.
Karena itu, pencegahan stunting membutuhkan pendekatan yang melibatkan banyak sektor sekaligus.
“Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, tetapi berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia, kesehatan, pendidikan, produktivitas, dan masa depan daerah,” tegasnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











