“Selain itu, komunitas ini juga sekaligus sebagai jembatan untuk memediasi suara-suara masyarakat yang perlu disampaikan dan/ atau didialogkan dengan pemerintah setempat. Terutama berkaitan dengan kapasitas dan batasan-batasan tertentu yang boleh anggota komunitas atas kegiatan reparasi jalan umum rusak-rusak lakukan.” Tegas Pater Andre.
Jadi Perhatian Pemda Mabar
Terpisah, Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar), Yulianus Weng ketika mintai tanggapannya mengaku akan segera menjadi perhatian Pemda Mabar.
“Jalan tersebut adalah jalan alternatif yang dibangun Pemda pada bulan April tahun ini. Sebab badan jalannya patah (Jalan utama) karena bencana.” Kata Yulianus via pesan WhatsApp, Senin (12/09/22) pagi.
Ia menyebutkan bahwa kondisi jalan tersebut akan segera menjadi perhatian pemda Mabar tuk lakukan perbaikan.
“Akan segera jadi perhatian Pemda. Saat ini team teknis dari dinas terkait sedang melakukan analisa terhadap jalan tersebut dan perhitungan teknisnya.”
Demikian Yulianus, apakah nanti jalan alternatif tersebut akan direhabilitasi atau ada alternatif lain, itu yang sedang dianalisis.
Namun, mengenai progres kerja team teknis di lapangan, Yulianus mengaku sedang menunggu.
“Kami sedang menunggu laporan teamnya.” Ujar Yulianus.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan