Harap Dicatat, Akses Masuk ke PKM Wae Pitak Dibenahi Pakai APBD Perubahan 2024

Sano
Wakil Bupati Mabar, dr. Yulianus Weng (Antara)

Labuan Bajo, infopertama.com – Kabar buruknya akses masuk ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) Puskesmas (PKM) Wae Pitak hingga memengaruhi pelayanan dan dikeluhkan masyarakat mendapat respon positif Pemerintah Daerah, kabupaten Manggarai Barat.

Wakil Bupati Manggarai Barat, Dokter Yulianus Weng atau dokter Weng kepada infopertama.com memastikan perbaikan akses masuk ke PKM Wae Pitak akan dikerjakan melalui APBD Perubahan 2024.

“Menjadi atensi Pemda Manggarai Barat melalui Dinas Bina Marga. Anggarannya di Perubahan APBD 2024.” Ujar Wakil Bupati Mabar, Yulianus Weng via gawainya kepada infopertama.com, Selasa, 7 Mei 2024.

Sebelumnya diberitakan, akses masuk menuju Puskesmas Wae Pitak, desa Tueng, Kuwus Barat sungguh memprihatinkan. Kondisi jalan masuk sejauh 175 meter menuju puskesmas dari jalur utama lebih mirip kali, banyak ditemukan lubang-lubang berukuran kecil hingga besar sepanjang jalan.

Martinus, warga desa Tueng, Kuwus Barat sangat berharap pemerintah Manggarai Barat memerhatikan akses jalan masuk menuju Puskesmas Wae Pitak.

Hal itu ia sampaikan kepada infopertama.com saat ditemui di Puskesmas Wae Pitak, Senin, 6 Mei 2024 malam saat mengantar pasien ke PKM Wae Pitak.

Menurutnya, dulu memang sempat rabat, hanya tidak bertahan lama, sudah sekitar 5 tahunan jalan ini rusak. Banyak lubang ukuran kecil sampai besar yang sangat dalam sepanjang jalan ini.

“Semoga ada perhatian dari pemerintah, baik di desa, kecamatan atau syukur kalau pak Bupati Edi Endi bisa perhatikan kami yang di pelosok ini. Sayang juga nanti kalau mau antar pasien dengan kondisi sakit berat harus digotong atau tandu dari jalan umum masuk ke Puskesmas karena oto tidak bisa lewat (masuk).” Ungkap Martinus penuh harap.

Ketahui, jalan utama Golo Welu Noa, yang merupakan jalan Provinsi kondisinya sangat bagus karena sudah dihotmix. Dari jalan utama ini, akses masuk menuju Puskesmas Wae Pitak tidak terurus.

Keluhan yang sama juga disampaikan Kristian, Sopir yang mengantar Pasien ke PKM Wae Pitak pakai mobil Multi-Purpose Vehicle (MPV) Kijang Innova.

Kondisi jalan malam, sebenarnya tidak bisa masuk apalagi habis hujan, kita susah pastikan kedalaman lubang sepanjang jalan. Tapi kalau tidak masuk juga kan kasihan pasiennya, karena pasien butuh penanganan darurat.

“Karena paksa masuk, bumper belakang kandas, mau tidak mau demi keselamatan pasien terima resiko. Semoga saja, bupati atau siapapun yang bertanggung jawab bisa buka mata dan hati dengan kondisi ini.” Ungkap Kristian.

Selain kondisi akses masuk yang memprihatinkan, kondisi halaman depan Puskesmas Wae Pitak juga banyak genangan air yang rawan menjadi tempat kembang biak jentik-jentik nyamuk.

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan kami dengan mengikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV