Ia juga memaparkan manfaat-manfaat proyek strategis nasional Geothermal kepada masyarakat. Hal ini diharapkan menjadi dasar pikiran untuk masyarakat, sebelum mengambil keputusan mendukung atau menolak pembangunan tersebut tanpa paksaan atau intimidasi.
Di hadapan peserta yang hadir, tim FPIC menerangkan, geothermal atau panas bumi merupakan energi alternatif yang ramah lingkungan dibandingkan aktivitas-aktivitas pertambangan yang lain.
“Yang membedakan aktivitas geothermal dan Migas adalah kandungan yang diambil dari dalam bumi. Pada Migas, yang diambil adalah minyak dan gas. Sementara, pada Geothermal, yang diambil hanyalah uap panas yang dihasilkan bumi. Kalaupun ada air, yang sangat dibutuhkan dalam geothermal tetap akan dikembalikan ke dalam perut bumi,” pungkasnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







