Teo Hanpalam Kecam Pernyataan Bupati Manggarai Terkait Pemberhentian Nakes

Diberitakan sebelumnya, bupati Manggarai, Hery Nabit memberhentikan 300 nakes yang minta lakukan pengangkatan massal.

Menurut bupati Hery Nabit, para nakes tersebut tidak memiliki trust terhadap pemkab Manggarai.

“Pemerintah Kabupaten Manggarai mengurus semua, sekali lagi mengurus semua. Hanya, kita tidak punya waktu tuk menyampaikan satu persatu ini yang sudah kita lakukan, ini yang sedang kita lakukan.”

Tapi untuk semua yang di Manggarai, lanjut Bupati Hery kita semua kerjakan, termasuk Nakes.

“Yang demo itu berhentikan semua. Saya ini tidak takut kalau diancam. Dan, tidak usah ancam saya karena ini mau pilkada, kau tidak usah pilih saya, tidak masalah. Tidak usah pake ancam.” Tegas Bupati Manggarai itu.

Jadi, semua yang demo saya tidak akan tanda tangani surat perpanjangan. Surat perpanjangan harus diketahui bupati Manggarai, lepas dulu itu tiga ratus (nakes pendemo –pen).”

Menurut bupati Nabit, bahwa seyogianya siapapun harus kerja dengan baik, percaya bahwa atasanmu pasti perhatikan. Tapi dengan caranya, dengan aturan-aturan. Bukan dengan apa yang kau mau.

“Ketika kamu sudah tidak percaya bahwa pak bupati sudah mengurus kami dengan baik, berarti di situ soal trust. Kepercayaan. Berarti kamu tidak percaya saya. Kalau begitu, waktunya juga saya tidak percaya kamu.” Ungkap politisi PDI Perjuangan itu.

Apalagi, kata dia, mereka ini bukan tenaga honor. Mereka tenaga penunjang. Itu orang-orang yang kita butuhkan tapi dititipkan di kegiatan-kegiatan.

Karena itu, dalam pidatonya meminta sekda Manggarai tuk segera melakukan refocusing ulang. “Besok saya akan bersurat secara resmi ke pak Sekda, lakukan refocusing ulang.”

Laman: 1 2

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses