“Kita akan gaungkan di seluruh Indonesia. Karena ada dana desa, dan 20 persennya itu bisa untuk ketahanan pangan. Mudah-mudahan dari Desa Pelem, dengan niat tulus ikhlas, bangun Indonesia, desa terdepan untuk Indonesia,” ucapnya.
Bupati Blora, Arief Rohman mengatakan, program ini sebagai bentuk perhatian nyata dari pemerintah pusat terhadap nasib petani.
“Ini gerakan strategis untuk wujudkan Asta Cita Presiden, terutama swasembada dan ketahanan pangan. Kami harap desa, BumDes, dan koperasi desa bisa terlibat, agar petani tidak was-was ketika menanam,” katanya.
Perwakilan PT ANTaM, Andri menjelaskan bahwa GeMAR dilahirkan dari keprihatinan terhadap minimnya keterlibatan anak muda di sektor pertanian.
“Dari 140 petani anggota kami, hanya 2 orang usianya di bawah 40 tahun, dan hanya 1 orang yang di bawah 30. Ini jadi perhatian kami. Di sisi lain, anak muda melihatnya sisi untung rugi. Maka apa yang menarik buat anak muda? Jaminan usaha tani. Maka dari itu kami gagas gerakan ini,” terangnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











