Tag: PLTP Ulumbu Eksisting

  • Hasil Inventarisasi Jalan Akses PLTP Ulumbu Unit 5-6 Diekspose PLN

    Hasil Inventarisasi Jalan Akses PLTP Ulumbu Unit 5-6 Diekspose PLN

    Ruteng, infopertama.comPT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Tim Pelaksana Pengadaan Tanah melaksanakan ekspose hasil inventarisasi dan identifikasi pengadaan tanah kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Manggarai, Rabu, 28 Mei 2025.

    Kegiatan ekspose ini menyampaikan progres pengadaan tanah pada jalan akses (Access Road) STA 0+000 hingga STA 7+200 dan tikungan jalan yang melintasi Desa Wewo dan Desa Ponggeok, Kecamatan Satar Mese, untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5-6 (2×20 MW). Kegiatan ini turut melibatkan Tim Pendamping, Tim Persiapan, serta instansi teknis terkait.

    Giat yang diselenggarakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai bersama PLN UIP Nusra ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, termasuk Kejaksaan Negeri, Polres, dan Kodim 1612 Manggarai. Hadir pula perwakilan Dinas PUPR dan Pertanahan, Dinas Pertanian, Badan Kesbangpol, serta Sekretariat Daerah. Di tingkat lokal, Camat Satar Mese, Kepala Desa Wewo dan Kepala Desa Ponggeok beserta perangkatnya turut mengikuti kegiatan ini. Dari internal PLN, Tim Perizinan dan Pertanahan UIP Nusra serta UPP Nusra 2 hadir secara langsung.

    Dalam sesi pemaparan, Tim Pelaksana Pengadaan Tanah menyampaikan hasil identifikasi dan inventarisasi yang telah dilakukan, termasuk penyesuaian teknis pada bidang tanah dan ruas jalan yang diperlukan untuk mendukung kebutuhan lebar akses jalan ±8 meter.

    “Kebutuhan PLN untuk peningkatan akses jalan dalam proyek ini (PLTP Ulumbu unit 5-6) adalah ±8 meter, sehingga diperlukan penyesuaian dengan mempertimbangkan kondisi eksisting dan kebutuhan teknis,” ujar Mudasih, Ketua Tim Pelaksana Pengadaan Tanah.

    Laman: 1 2

  • Didukung Penuh Masyarakat, Bupati Teken Penlok Lahan PLTP Ulumbu Unit 5-6 Poco Leok

    Ruteng, infopertama.com – Bupati Manggarai, Herybertus Nabit telah menetapkan Surat Keputusan Penetapan Lokasi (SK Penlok) pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 (2 x 20 megawatt) Poco Leok di kabupaten manggarai.

    Kabar baik terkait SK Penlok dimaksud disampaikan dalam pengumuman yang dikeluarkan Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Manggarai/ dengan nomor: 188/500.10.16/IX/2024.

    Pada salinan yang diperoleh infopertama.com, dijelaskan bahwa penlok lahan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok itu usai melaksanakan Keputusan Bupati Manggarai Nomor 137 Tahun 2024 tanggal 21 Maret 2024 tentang Pembentukan Tim Persiapan dan Sekretariat Tim Persiapan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ulumbu Unit 5-6 (2×20 MW) Wellpad H, I, J dan Access Road di Poco Leok Kabupaten Manggarai.

    Berdasarkan SK tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP NT) berhasil menuntaskan tahapan persiapan pengadaan lahan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5 dan 6 (2×20 MW).

    Hal itu, ditandai dengan terbitnya Keputusan Bupati Manggarai, Herybertus G.L Nabit nomor 366 tahun 2024 tertanggal 12 September 2024.

    Dalam SK Penlok yang merupakan tahapan kedua (2) proses pengadaan lahan untuk kepentingan umum sesuai peraturan menteri ATR/BPN nomor 19 thn. 2021, Bupati Manggarai mengesahkan dokumen penetapan lokasi Wellpad J. Access Road Wellpad J, Access Road Wellpad G, Access Road Existing STA 0+000-STA 7+200 dan Tikungan Access Road di Desa Wewo Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai.

    Laman: 1 2

  • PLN Akan Segera Kerjakan Access Road ke Poco Leok

    Ruteng, infopertama.com – PT PLN (Persero) akan segera membuka access road (Jalan Akses) ke wilayah pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 (2 x 20) Poco Leok, kecamatan Satar Mese, Manggarai.

    Pembukaan Access Road itu dikemukakan Bondan Gustaman, Manager Perizinan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Nusra di Aula Paroki Arnoldus Jansen Ponggeok saat sosialisasi tahap III Pemberitahuan Pembangunan PLTP Ulumbu kepada warga pemilik lahan dari enam gendang yakni gendang Lungar, Lelak, Leda, Mesir, Rebak dan Cako pada Kamis, 20 Juni 2024.

    Menurut Bondan, access road ini nantinya akan dimulai dari Ponggeok sampai dengan titik terjauh dari masing-masing wellpad. Jalan ini (access road) kebutuhan utamanya untuk kepentingan mobilisasi untuk proses pembangunan wellpad di Poco Leok.

    “Yang tentu saja, jalan itu akan disiapkan agar bisa dilalui kendaraan dengan tonase tertentu, maka kualitas jalan tersebut harus kami jaga betul.” Ungkap Bondan Gustaman.

    Untuk jalan aksesnya sendiri, ujar Bondan melanjutkan, nanti akan melalui jalan yang eksisting dan ada pembukaan jalan baru.

    “Untuk jalan eksisting nanti akan diperlebar sesuai dengan rencana teknis yang telah kita rancang. Diperlebar sekitar 4-6 meter.”

    Demikian Bondan, untuk jalan aksesnya nanti kita akan bangun dari titik jalan utama menuju ke beberapa wellpad yang ada dan yang akan kita bebaskan.

    “Jadi nanti akan dibangun access road dari Ponggeok, Wewo sampai ke desa Lungar maupun Mocok sesuai lokasi wellpad tadi.”

    Kebutuhan Lahan Acces Road

    Kebutuhan lahan untuk access road yang menyebar dari Ponggeok, Wewo, Mocok dan Lungar sangat bervariasi.

    Laman: 1 2

  • PLTP Ulumbu Eksisting Serap Tenaga Kerja Lokal hingga 97%, Pencaharian bagi Warga Sekitar

    Ruteng, infopertama.com – Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu eksisting unit 1-4 di Desa Wewo, Kec. Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sumber mata pencaharian baru bagi masyarakat usia produktif di sekitar wilayah operasional.

    Berdasarkan Laporan Pemantauan Lingkungan PLTP Ulumbu Triwulan IV 2023 PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT, Pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) ini paling banyak oleh pekerja lokal. Mereka bekerja pada bagian pengoperasian PLTP dan bagian pendukung kegiatan operasional. Di antaranya, seperti cleaning service, office boy, security, dan pada aktivitas perbaikan atau sipil.

    Dari laporan tersebut, jumlah total tenaga kerja di PLTP Ulumbu terpantau sebanyak 89 dengan tenaga kerja lokal sebanyak 87 orang dan tenaga kerja non lokal sebanyak 2 orang (Data Primer, 2023).

    Keterlibatan masyarakat dalam keberlangsungan PLTP Ulumbu eksisting merupakan bentuk dari luasnya manfaat kehadiran PLTP Ulumbu di tengah-tengah masyarakat.

    General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Abdul Nahwan, memaparkan bahwa dari hasil pemantauan triwulan IV 2023, komponen lingkungan kesempatan kerja masyarakat sekitar PLTP Ulumbu cenderung stabil. Tidak terdapat perubahan terhadap jumlah tenaga kerja lokal yang tersaring.

    “Tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, PLN melalui PLTP Ulumbu juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar,” ucap GM Abdul Nahwan.

    Berdasarkan hasil pemantauan di triwulan IV Tahun 2023 bahwa masyarakat di Desa Wewo, Desa Pemekaran Wewo (Desa Tantong), Desa Pemekaran Wewo (Desa Damu), Desa Wae Ajang dan Desa Nampang terlibat dalam kegiatan operasional PLTP Ulumbu.

    Laman: 1 2