Strong Women: Perempuan Tangguh yang Beradaptasi Menghadapi Perubahan

Karena itu ia menegaskan:

“Kita harus menghitung pendapatan dan pengeluaran. Jangan hanya memikirkan kebutuhan hari ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan keluarga. Uang yang kita terima harus dikelola agar menjadi kekuatan, bukan menjadi sumber masalah.”

Menurut Rikhardus, anggota yang sebagian besar bekerja sebagai petani perlu mulai melihat peluang usaha yang sesuai dengan potensi lingkungan. Salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah usaha sayuran.

Usaha sayuran dinilai cocok karena sesuai dengan kondisi alam, kebutuhan pasar, dan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.
“Kita jangan hanya menunggu satu hasil pertanian. Kita perlu berani mencoba peluang lain agar keluarga memiliki sumber pendapatan yang lebih kuat,” jelasnya.

Dalam edukasi tersebut, anggota juga diajak membangun kebiasaan menabung setelah menerima pendapatan. Menabung bukan menunggu ada sisa uang, tetapi menjadi bagian dari perencanaan keluarga.

Rian, Manager KSP CU Florette, menjelaskan bahwa minimal 10 persen dari setiap pendapatan sebaiknya disimpan sebagai persiapan masa depan.

Ia menjelaskan pilihan simpanan yang dapat digunakan anggota sesuai kebutuhan:

Simpanan Sukarela Berjangka (SISUKA) memberikan jasa bunga 4% per tahun untuk jangka waktu 3 bulan, 5% per tahun untuk 6 bulan, 5,5% per tahun untuk 9 bulan, dan 6% per tahun untuk 12 bulan.

Simpanan Bunga Harian (SIBUHAR) merupakan simpanan non saham yang dapat ditarik kapan saja dengan jasa bunga berdasarkan perhitungan harian mulai dari 3% sampai 4% per tahun sesuai jumlah simpanan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel