Sendal Seribu, Paskah: Saatnya untuk Pergi dengan Sukacita Injil

Ketegaran Hati
Pastor Riano Tagung, Pr Pastor Rekan Paroki Tanggar

Buah dari pengalaman dan kebersamaan dengan Yesus inilah yang mendorong mereka untuk memilih dan berani untuk PERGI DARI DIRI SENDIRI UNTUK TAAT PADA KEHENDAK ALLAH. BUKANKAH, Buah dari pengalaman akan YESUS YANG BANGKIT membawa kita pada KETAATAN PADA KEHENDAK ALLAH untuk pergi mewartakan sukacita PASKAH ini kepada semua orang.

Persis inilah yang ditekankan oleh Yesus dalam tugas perutusan para muridNya dalan injil pada hari ini “PERGILAH KE SELURUH DUNIA BERITAKANLAH INJIL KEPADA SEGALA MAKHLUK”. Penginjil Markus, merangkum seluruh penampakan setelah YESUS bangkit dari antara orang mati. Buah dari kebangkitan adalah TUGAS PERUTUSAN UNTUK MENJADI SAKSI KEBANGKITAN DENGAN PERGI KE SELURUH DUNIA.

Pergi untuk memberitakan Injil itu akan menjadi mungkin dilakukan bila para murid sungguh mengalami sendiri pengalaman ada bersama dengan Yesus. Sebab, mewartakan Injil itu sesungguhnya adalah mewartakan Yesus, Kabar Gembira itu sendiri, mewartakan YESUS YANG BANGKIT.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
PASKAH adalah saatnya untuk pergi. Pergi dari manusia lama kita kepada manusia baru, Pergi dari kegelapan kepada Terang. Pergi dari diri kita yang kerdil kepada diri yang subur akan KASIH ALLAH. Dan, pergi ke seluruh dunia, pergi ke seluruh hati yang membutuhkan kerahiman ALLAH agar setiap hati merasakan sukacita Paskah, setiap hati mengalami damai, setiap hati saling mengampuni.

Agar kita bisa pergi dari dunia kita kepada dunia yang membutuhkan kehadiran dan cinta kita dengan disemangati oleh KEBANGKITAN YESUS, maka KITA HARUS MEMILIKI SENDIRI PENGALAMAN ADA BERSAMA DENGAN YESUS, TINGGAL BERSAMA YESUS, DAN MENGALAMI YESUS YANG BANGKIT DALAM SELURUH HIDUP KITA. YESUS sudah menapakkan diriNYA kepada kita, sekarang hati kita harus terbuka agar dapat menyadari kehadiranNya yang senantiasa berjalan bersama kita.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel