Paskah: Saatnya untuk Pergi dengan Sukacita Injil
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
“Jadilah berbeda agar kita berani hidup dengan pilihan kita sendiri, tidak asal ikut-ikutan dengan situasi dan kondisi yang terjadi di sekitar kita” Menjadi pribadi yang berbeda adalah menjadi pribadi yang taat pada diri sendiri dan taat pada kehendak Bapa.
Banyak orang tidak bisa taat pada diri sendiri dan pada kehendak Bapa, mereka lebih mengedepankan kebebasan dan kemauan diri sendiri. Nah, jadi berbeda di sini mengandung pengertian menjadi pribadi yang berani tampil beda dalam konteks penghayatan ketaatan pada kehendak Bapa.
Kita perlu ingat dan garisbawahi bahwa SIAPAPUN KITA, APAPUN PROFESI DAN PANGGILAN HIDUP KITA SAAT INI, KITA DIPANGGIL UNTUK TAAT MELAKUKAN KEHENDAK BAPA. Untuk pergi ke mana saja DIA mengutus kita seturut panggilan hidup kita agar di mana saja kita berada, kita sungguh mengutamakan kehendak Bapa dari pada kehendak diri kita sendiri.
Allah memanggil kita DALAM KEBEBASAN KITA untuk memilih atau taat kepadaNya atau taat pada kehendak diri sendiri.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Dalam bacaan pertama, kita telah dengarkan bagaimana Petrus menekankan perihal ketaatan ini, “SILAHKAN KAMU PUTUSKAN SENDIRI, MANAKAH YANG BENAR DI HADAPAN ALLAH, TAAT KEPADAMU ATAU TAAT KEPADA ALLAH” (Kis 4:19). Ketaatan Petrus dan Yohanes dikarenakan mereka sungguh mengalami sendiri akan pengalaman kebersamaan mereka yang intim dengan Yesus.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Kita perlu mengakrabi YESUS dengan menghabiskan waktu dalam doa dan meditasi serta mampu merasakan kehadiranNYA dalam seluruh perjalanan hidup kita.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






