Sendal Seribu, Berjaga Sambil Berdoa

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam Kristus

Hari ini kita mendengarkan nasihat Yesus supaya berjaga-jaga. Menjaga diri dan hati agar tidak terperangkap oleh rayuan dan kenikmatan duniawi. Agar dapat menjaga diri dan hati, doa menjadi sarana yang tidak bisa tidak harus dilakukan. ”Jagalah dirimu, jangan sampai hatimu sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi, dan jangan sampai hari Tuhan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.”

Yesus tidak menawarkan cara yang lain dalam berjaga-jaga. Hanya doa dan doa. Di dalam doa, kita yang lemah dan rapuh ini akan memperoleh kekuatan. “Berjaga-jagalah senantiasa, sambil berdoa, agar kalian mendapat kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu.”

Doa memampukan kita mengarahkan diri dan hati kita hanya kepada Allah semata tanpa terjebak ke dalam pesta pora dan kenikmatan duniawi yang menggiurkan mata dan hati. Di dalam doa kita akan menjadi sadar bahwa kita ini manusia yang lemah dan tak berdaya, yang suatu waktu akan jatuh ke dalam dosa dan tawaran duniawi.

Karena kesadaran itu, maka kita dipanggil untuk semakin meningkatkan hidup doa kita. Hanya dengan dan dalam doa, kita bisa berdiri di atas segala kenikmatan duniawi ini. Doa yang memberikan kekuatan kita untuk mengatakan tidak kepada dosa.

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam Kristus
Jaga diri dan hati kita dalam doa. Doa akan mengisi setiap ruang kosong dalam diri kita, doa juga akan memenuhi hati kita sehingga hati kita tidak akan pernah merasa kosong dan sepi. Hati yang kosong dan sepi akan menjadi akses paling mudah bagi dosa dan segala kuasa kegelapan masuk ke dalam diri kita. Oleh sebab itu, isilah diri dan hati kita dengan doa. Beri waktu dalam hidup kita setiap hari untuk berdoa. Beri waktu hening agar kita bisa berdoa, bersyukur kepada Allah dan membiarkan Allah memenuhi diri dan hati kita ini.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel