Sendal Seribu, Akhir Tahun, Akhir dari Gelap untuk Tinggal dalam Terang

Tetapi semua orang yang menerima Dia diberi-Nya kuasa menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya, orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih dan kebenaran.

Tentang Dia Yohanes memberi kesaksian dan berseru, “Inilah Dia yang kumaksudkan ketika aku berkata: Sesudah aku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.” Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus. Tidak seorang pun pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah yang ada di pangkuan Bapa, Ialah yang menyatakan-Nya.

Akhir Tahun, Akhir dari Gelap untuk Tinggal dalam Terang

Yesus tidak akan puas dengan sebagian saja. Dia ingin seluruhnya! St. Josemaría Escrivá

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih

Tak terasa hari demi hari telah kita lewati bersama dalam RENUNGAN HARIAN KATOLIK SENDAL SERIBU, Setetes Embun Sabda Allah Selalu Memberi Inspirasi Baru. Banyak pengalaman yang telah kita rajut bersama. Semua pengalaman itu, mengajak kita untuk semakin bersandar pada kasih Karunia Allah. Hari ini kita berada di penghujung atau akhir tahun 2022. Penginjil Yohanes mengajak kita untuk tinggal di dalam Terang, sebab Firman yang telah menjadi manusia, telah menghalau kegelapan dunia dan menuntun kita untuk tinggal di dalamNya, di dalam Terang yang sesungguhnya. Terang yang sesungguhnya akan bercahaya dalam kegelapan dan kegelapan tidak akan menguasainya. Terang itu telah ada di dalam dunia. Dan kita semua ditarik kepada Terang itu.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel