Meskipun demikian, semua font baru tersebut merupakan variasi dari font asli, yaitu New Roman. Kini font ini banyak digunakan dalam buku, majalah, laporan, dokumen kantor, serta untuk iklan dan pajangan.
Detail Sejarah
Pada 1931, Stanley Morison, seorang tipografer, ditunjuk oleh The Times of London untuk mengembangkan jenis huruf baru yang lebih mudah dibaca.
Kemudian pada 1932, Times New Roman pertama kali digunakan dalam surat kabar The Times. Dan, pada 1933 Lisensi Times New Roman dibuka untuk umum, membuatnya tersedia untuk berbagai penggunaan selain surat kabar.
Selanjutnya, 1984, Adobe menggunakannya dalam interpreter PostScript pertama mereka, yang membuatnya tersedia di printer laser.
Berikutnya, 1991, TNR menjadi font bawaan untuk Microsoft Windows 3.1, membuatnya populer dan mudah diakses di komputer pribadi.
Namun, pada 2007 Microsoft mengganti font default untuk Microsoft Office dengan Calibri. Hanya saja, TNR tetap menjadi pilihan populer.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







