Rocky Gerung Sebut PDIP Panik Hadapi Ancaman Kekuasaan Baru Orba

Jakarta, infopertama.com – Pengamat politik Rocky Gerung mengkritik pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Bu Mega meminta Presiden Joko Widodo membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rocky Gerung menilai, PDIP memang panik melihat bangsa ini ada dalam jebakan otoritarianisme, tetapi belum jujur dalam menyikapinya.

“PDIP panik, tapi bukan karena dia panik dirinya sendiri. Panik dia melihat bahwa bangsa ini ada dalam jebakan otoritarianisme. Itu kan dasarnya. Bukan kita membela Megawati, Megawati juga mengerti bahwa dia adalah bagian dari yang membesarkan bayi otoritarian ini,” kata Gerung dalam program “Gerilya” di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin 4 Desember 2023

Rocky Gerung mengatakan, PDIP seharusnya konsisten dalam sikapnya terhadap Jokowi.

Jika memang Jokowi dianggap telah melakukan pelanggaran, maka PDIP harus menarik semua menteri-menterinya dari kabinet.

“PDIP mesti konsisten kalau dia menegur Jokowi. Dia mesti sebut yang kami tegur adalah Presiden Republik Indonesia yang adalah kader kami. Oleh karena itu kami tarik semua partai menteri-menteri kami, itu kan mestinya begitu,” ujar Gerung.

Menurut Rocky Gerung, PDIP juga harus mengakui bahwa mereka pernah diuntungkan oleh aparat negara yang dikuasai oleh Jokowi.

Hal itu terlihat dari investigasi Tempo yang menemukan adanya upaya intervensi aparat negara dalam Pilpres 2019.

“PDIP juga terbukti masih juga menggunakan beberapa instrumen kekuasaan mereka yang tersisa pada mereka juga untuk melakukan hal yang sama. Itu tidak jujur. PDIP harus mengakui dulu bahwa pemilu yang lalu mereka juga diuntungkan oleh aparat negara yang dikuasai oleh Jokowi,” kata Rocky Gerung.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel