Cepat, Lugas dan Berimbang

Renungan Katolik, Pribadi yang Berkenan kepada Allah

Ketegaran Hati
Pastor Riano Tagung, Pr Pastor Rekan Paroki Tanggar

Agar kita sungguh berkenan kepada Allah dan KASIHNYA yang senantiasa merangkul kita, maka kita harus menanggalkan kesombongan, iri hati, kebencian, merasa diri lebih baik dari orang lain, merasa pandai berkata-kata. Intinya, kita harus berani menanggalkan manusia lama kita. Semuanya ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang RENDAH HATI, orang-orang kecil yang sungguh mengandalkan TUHAN dalam hidupnya. Hanya dengan cara demikian, kasihNYA merangkul dan memenuhi hidup kita. KASIHNYA akan bersinar di dalam hidup dan di setiap peristiwa hidup kita.

Dalam Bacaan Injil pada hari ini YESUS menegaskan bahwa bukan kepada orang bijak dan pandai YESUS menyatakan cinta dan belaskasihNYA, tetapi kepada orang kecil, orang yang sederhana, kepada mereka yang hanya mengandalkan TUHAN di dalam hidupnya. Orang kecil: orang yang sederhana, orang yang memberi dengan tulus dan tanpa pamrih, orang yang membuka seluruh diri kepada YESUS.

Pada saat yang sama juga, YESUS menggunakan kekurangan dan keterbatasan kita untuk menanggalkan kesombongan dan keangkuhan. Kesombongan akan menghempaskan kita jauh ke tanah sehingga kita tidak lagi memantulkan sinar Ilahi kepada sesama. Marilah membuka diri kita sepenuhnya kepada KASIH ALLAH agar kasihNYA sungguh nyata di dalam hidup kita yang mampu mengubah semua kelemahan kita menjadi sesuatu yang sungguh mulia.

SEMOGA kita semua digolongkan menjadi orang-orang kecil yang disapa oleh YESUS dan yang kepada mereka ini, YESUS menyatakan kasihNYA. MENJADI ORANG PANDAI ITU BAIK. Tetapi, jika kepandaian itu disalahgunakan maka ALLAH tidak akan pernah menyatakan KASIHNYA. KERENDAHAN HATI harus membuat kita semakin bertumbuh dalam iman, harap dan KASIH.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN