Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Segala-galanya butuh uang. Tapi uang bukanlah segala-galanya. Harta duniawi itu penting dan kita mengejarnya tapi jangan sampai segala sesuatu dianggap penting dan berarti hanya diukur dari harta duniawi semata. Letak kebahagiaan kita bukanlah pertama-tama pada harta duniawi. Apa gunanya kita memiliki harta berkelimpahan tapi kita miskin dalam cinta? Apa gunanya kita memiliki segala-galanya tapi belum bisa menjadi berkat bagi sesama? Letak kebahagiaan kita sebagai seorang pengikut Kristus adalah ketika hidup kita sudah MENJADI BERKAT BAGI ORANG LAIN, dengan apa adanya kita saat ini, bukan karena ada apanya kita. Inilah panggilan kita saat ini adalah untuk menjadi berkat bagi sesama.
Sahabat SENDAL SERIBU Yang Terkasih,
Nabi Yeremia mengatakan bahwa: Hanya orang yang MENGANDALKAN TUHAN, YANG MENARUH HARAPAN PADA TUHAN, (Yer 17: 7) hidupnya akan menjadi berkat bagi sesama. Sebab, agar dapat menjadi berkat bagi sesama, kita harus mendekati Sumber Berkat itu sendiri yakni TUHAN. Semakin kita mendekatkan diri pada Sumber Berkat ini maka hidup kita pun akan menjadi saluran berkat ALLAH bagi sesama, kembali saya katakan dengan apa adanya kita, dengan senyum kita bagi mereka yang kehilangan senyum, dengan sapa ramah kita bagi mereka yang terabaikan, dengan kasih sayang kita bagi mereka yang kehilangan kasih sayang, dengan kehadiran kita bagi mereka yang kesepian. Intinya kita hadir dengan seluruh diri kita, dengan apa adanya kita, membawa YESUS yang sungguh hidup di dalam diri kita.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












