Kata orang itu, ‘Kalau demikian, aku minta kepadamu Bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingatkan mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka kelak jangan masuk ke dalam tempat penderitaan itu.’ Tetapi kata Abraham, ‘Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.’Jawab orang itu, ‘Tidak, Bapa Abraham! Tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.’
Kata Abraham kepadanya, ‘Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”
Menjadikan Hidup Sebagai Berkat Bagi Sesama!
Janganlah kita tambatkan hati kita pada uang, kesombongan diri atau kuasa sebab jika demikian maka kita perlahan-lahan telah meletakkan kebahagiaan kita pada uang, penampilan dan kuasa sampai kita kehilangan kesempatan untuk memiliki kebahagiaan sejati.


Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih
“Aku melihat engkau seorang Kristini yang santun—demikian engkau menyebut dirimu—sedang mencium sebuah gambar, bibir berkomat-kamit mengucapkan doa-doa lisan dan kerap kali menerima sakramen-sakramen. Akan tetapi, aku tidak melihatmu melakukan pengurbanan, tidak juga berusaha menghindari percakapan-percakapan duniawi, juga tidak bermurahhati terhadap mereka yang membutuhkan, juga tidak memiliki pengertian terhadap kekurangan saudaramu, tidak juga melawan kesombongan diri demi kepentingan umum dan tidak juga melepaskan diri dari belenggu keakuan. Dan meskipun demikian, engkau mengaku dirimu sebagai seorang Kristiani? Betapa miskinnya pendapatmu tentang Kristus”. Kata-kata ini adalah kata-kata Santo Jose Maria Escriva. Kata-kata yang hidup bagi kita kita saat ini yang mengaku pengikut YESUS tetapi sering mengabaikan BELAS KASIH DAN CINTA KEPADA SESAMA.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












