Religi  

Renungan Katolik, Memandang Sesama dengan Tatapan Kasih

Memandang Sesama dengan Tatapan Kasih

“Sebuah tatapan kasih tidak akan pernah berbohong. Ada ketulusan dan kedalaman cinta di sana.”

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih
Hari ini, kita kembali mendengarkan kelanjutan dari kotbah Yesus di atas bukit. Kali ini Yesus mengajak kita agar menggunakan mata kita untuk melihat sesama dengan tatapan kasih. Tatapan kasih menghapus segala tatapan kepalsuan dan kenapsuan yang melihat sesama sebagai obyek yang harus dirampas atau dibinasakan. Begitu juga dalam relasi dengan sesama, hendaknya memiliki tatapan kasih atau cara pandang Allah dalam melihat dan mengasihi sesama.

Mata adalah jendela dunia. Jika Jendela ini tertutup maka kita tidak akan bisa melihat apapun yang indah, yang mempesonakan di sekitar kita. Sebaliknya, jika mata kita terbuka maka kita akan melihat segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Ketika kita bisa melihat yang ada di sekitar kita maka, kita harus melihatnya dengan tatapan Kasih Allah agar selalu ada rasa syukur, pujian di sana.

Tetapi pertanyaan selanjutnya adalah apa sebenarnya yang menyebabkan orang tidak memiliki tatapan kasih dalam dirinya? Hal itu terjadi karena kita kurang melihat Allah dan membawaNya dalam hidup sehari-hari. Kita lebih senang melihat hal-hal yang menggelapkan iman dan mengaburkan harapan serta menghambarkkan cinta, sehingga tatapan KASIH ALLAH di dalam hidup kita menjadi sirna. Alhasil, dalam kehidupan sehari-hari hanya ada tatapan yang mencurigakan kepada sesama, tatapan kebencian dan nafsu.

Tanggalkan seluruh kebiasaan ini. Mari kita memakai mata ALLAH dalam melihat sesama agar ada penerimaan, pengampunan dan belas kasih di sana. Marilah kita sepanjang hari ini, membuka mata hati kita agar kita dapat melihat sesama dengan tatapan kasih Allah.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel