Kita kadang terjebak pada rutinitas dalam melaksanakan aturan yang ada sehingga kita terlalu kaku dalam menegakkan aturan sampai-sampai mengabaikan Belas Kasih ALLAH dan cinta kepada sesama. Oleh karena itu, pengalaman akan belas kasih ALLAH di dalam hidup kita harus kita miliki.
Kehilangan pengalaman akan kasih ALLAH membuat kita menjadi pribadi yang egois, sombong, terlalu kaku, cepat marah dan cepat mempersalahkan orang lain. TUHAN menarik kita untuk keluar dari kekakuan dalam melakukan aturan bila aturan itu bukan menjadikan kita lebih manusiawi, berbelas kasih dan bertumbuh dalam cinta kepada Allah dan sesama. JANGAN biarkan aturan membelenggu hati nurani, belas kasih dan cinta kita kepada ALLAH dan sesama.
Jika demikian, maka lepaskanlah! Terkadang kita terlalu memfokuskan pada hal-hal duniawi sehingga kita melupakan hal-hal surgawi. Kita terlalu focus pada pencitraan diri dengan mengabaikan nilai-nilai kebaikan, cinta kasih dan belas kasih. Ketilka aturan lepaspisahkan dari Belas Kasih Allah maka aturan itu akan kehilangan maknanya. Aturan pun mengikat manusia satu sama lain.


Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Marilah kita kembali ke dalam keluarga dan komunitas kita. Tentunya di sana kita akan temukan aneka aturan dan jadwal hidup yang mengatur kehidupan kita. Tetapi, kita harus tetap sadar bahwa di balik setiap aturan dan jadwal yang ada, Belas Kasih Allah harus tetap ada. jika tidak demikian, maka kita akan menjadi pribadi yang kaku terhadap aturan dan nilai-nilai cinta kasih kehilangan tempatnya di dalam keluarga dan komunitas kita.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






