Jejak kebijakannya kerap menuai kritik dari kelompok lingkungan, tetapi secara politik ia relatif jarang terlibat manuver terbuka seperti SYL maupun Johnny G. Plate.
Faktor ini bisa menjadi pembeda dalam pembacaan publik maupun strategi pembelaan hukum.
Di sisi lain, konteks politik akhir masa jabatan Jokowi juga tidak bisa diabaikan. Penegakan hukum terhadap menteri-menteri NasDem terjadi setelah relasi politik antara Presiden dan partai tersebut merenggang.
Meski aparat penegak hukum menegaskan independensi, publik tetap membaca dinamika ini sebagai irisan antara hukum dan politik kekuasaan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







