General Manager PLN UIP Nusra, RDW Manurung, menyampaikan bahwa PLN senantiasa mengedepankan keterbukaan informasi dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam setiap tahapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“PLN berkomitmen menjalankan pengembangan PLTP Mataloko secara bertanggung jawab dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan keselamatan. Kami terus membuka ruang komunikasi dan dialog dengan seluruh pihak agar setiap masukan dapat menjadi bagian dari proses evaluasi dan penyempurnaan langkah pembangunan,” ujar Manurung.
Manurung menambahkan bahwa pengembangan energi panas bumi merupakan bagian dari upaya PLN mendukung transisi energi dan memperkuat ketahanan pasokan listrik di Pulau Flores. Namun demikian, pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.
“Kami berharap komunikasi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan secara konstruktif. Bagi PLN, pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











