“Untuk wakil sih fleksibel ya. Kami pede mencalonkan Pak Arief,” tambahnya.
Gus Hakim akui sudah didekati beberapa partai untuk berkomunikasi. “Mereka menyatakan siap mendampingi. Belum ada yang menawari kami untuk jadi wakil mereka. Dengan begitu kami pede mencalonkan Pak Arief jadi calon bupati. Tinggal wakil menunggu survei,” jelasnya.
Modal raihan sebelas kursi DPRD Blora, PKB sebenarnya sudah melampaui ambang batas untuk bisa mencalonkan bupati dan wakil bupati tanpa berkoalisi. Namun, tampaknya tetap akan menggandeng beberapa partai.
Adapun partai-partai di luar yang digandeng PKB berpotensi akan menjadi poros kedua.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







