Lebih daripada itu, bila terjadi penganiayaan, kerusuhan atau peperangan pada suatu tempat atau Negara tertentu, janganlah kita takut untuk mengungsi atau lari ke tempat lain atau wilayah lain, daerah lain atau Negara lain. Pasti ada banyak penderitaan dan pengorbanan, namun lebih baik kita mengungsi atau lari daripada mati konyol. Selama kita masih bisa lari atau mengungsi, larilah dan mengungsilah saja. Yesus sendiri sudah berkata: “Apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu” (Mat 10: 14). Kekerasan dan penindasan, penganiayaan dan peperangan pada suatu wilayah dan Negara adalah sebuah bukti nyata bahwa manusia tidak mendengarkan Tuhan dan tidak menerima Dia dan kita. Sebab itu jangan kita takut untuk meninggalkan tempat dan Negara yang kacau balau, tetapi beranilah untuk pergi, berlari dan mengungsi ke tempat atau Negara lain yang aman dan damai.
Apabila kita lari `mengungsi ke tempat lain atau Negara lain, kita harus tetap yakin dan percaya bahwa dengan apa saja dan melalui siapa saja Tuhan tetap melindungi dan memelihara kita. Ketika kita menjadi pengungsi, seperti nabi Yesaya kita harus yakin dan percaya kepada Tuhan serta berkata kepada-Nya: “Engkau menjadi tempat pengungsian bagi orang lemah, tempat pengungsian bagi orang miskin dalam kesesakannya, perlindungan terhadap angin ribut, naungan terhadap panas terik” (Yes 25: 4). Saat kita berada dalam kesesakan atau penderitaan karena pelarian atau pengungsian, Tuhan pasti tetap menjaga dan memelihara kita. Ia pasti tetap melindungi kita dari “angin ribut atau ‘panas terik’ atau dari bahaya apa saja. Dengan cara demikian, kita tidak hanya menerima dan mengalami berkat dan perlindungan dari Tuhan untuk diri kita sendiri, tetapi juga kita akan membawa dan memberi manfaat dan berkat bagi orang lain dalam wilayah pelarian atau Negara pengungsian yang baru.
Doaku dan berkat Tuhan
Mgr Hubertus Leteng.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

