Pemasangan Struktur Baja Tower, SUTT Milik PLN Disiapkan Perkuat Sistem Labuan Bajo

“Kami tetap berusaha menggandeng resource lokal, tentunya yang memenuhi persyaratan secara teknis. Mengingat pekerjaan yang kita lakukan memiliki standar nasional bahkan internasional” sambungnya.

Untuk proses non teknis, saat ini, PLN sedang merampungkan beberapa tahapan penting. Di antaranya menyelesaikan proses pengurusan izin penggunaan kawasan hutan, proses inventarisasi dan identifikasi kompensasi jalur/Right of Way (ROW), sebelum melaksanakan tarikan kabel.

“Terdapat beberapa titik tapak tower yang memang memasuki area kehutanan, dan sampai dengan saat ini tim sedang berproses di kementrian untuk mendapatkan izin penggunaan dan pengelolaanya. Sejauh ini hal tersebut masih sesuai mitigasi yang kami lakukan” sambung Nandi.

Guna mensukseskan agenda nasional tersebut, pihak PLN membangun kolaborasi dengan segenap stakeholder terkait, untuk menciptakan asas transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pekerjaan, terutama dengan aparat penegak hukum, baik dari kejaksaan negeri, kepolisian Manggarai Barat, dan tentunya pemerintah daerah di setiap level.

“Intinya kami masih optimis untuk berprogres menyelesaikan amanat pemerintah,” ucap Abdul Nahwan.

Pembangunan infrastruktur ini akan memperkuat kelistrikan di Labuan Bajo, kab. Manggarai Barat yang merupakan salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Indonesia.

Abdul Nahwan mengatakan PT PLN (Persero) telah berkomitmen menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, mengupayakan tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi. Dan, menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel