Generasi muda, terangnya, adalah pelaku ekonomi yang penting, namun juga rentan secara finansial dan mudah terperdaya ajakan pemengaruh. Tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk dan jasa keuangan berada di angka 49 persen. Namun, lanjut dia 86 persen orang sudah menggunakan akses keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan.
“Artinya lebih banyak orang menggunakan produk dan jasa keuangan tanpa memahami,” terangnya.
Oleh karena, pada kesempatan kuliah umum di UGM itu, Friderica memberikan berbagai tips berinvestasi bagi mahasiswa.
Tips berinvestasi darinya adalah memahami diri dan kondisi keuangan, mengenali produk investasi. Mulai dari jumlah kecil dengan melakukan diversifikasi, nggak mudah mengikuti emosi, dan selalu memastikan legalitas.**
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







