Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kedewasaan politik di tengah perbedaan pandangan. Dinamika politik yang berkembang hendaknya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi proses pembelajaran demokrasi yang bermartabat. Ia juga menegaskan bahwa perjuangan atas hak-hak rakyat tidak boleh berhenti pada momentum politik semata, tetapi harus terus diwujudkan dalam kebijakan dan pelayanan publik yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Menutup pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa komitmen memperjuangkan Pilkada langsung adalah bagian dari tanggung jawab moral dan politik pemerintah daerah dalam menjaga kedaulatan rakyat. Dengan tetap menjunjung tinggi nilai demokrasi, diharapkan proses politik ke depan dapat berjalan secara damai, adil, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Rayakan Natal dengan Hikmat dan Sukacita
Menutup sambutannya, Bupati Herybertus Nabit juga menghimbau agar perayaan Natal dan Tahun Baru pada tahun-tahun mendatang dilaksanakan dengan penuh hikmat, sukacita, dan kegembiraan, dalam suasana damai dan kebersamaan.
Bupati mengajak masyarakat untuk menampilkan inovasi dan kreativitas dalam setiap perayaan, terutama dalam kreativitas pembuatan lampu Natal, Kandang Natal dan Pohon Natal, sebagai ekspresi kegembiraan dan simbol persatuan.
“Rayakan Natal dengan hati yang gembira, dengan damai, dan penuh semangat kebersamaan. Biarkan kreativitas kita dalam membuat lampu Natal, kandang Natal dan pohon Natal menjadi wujud nyata sukacita iman dan persaudaraan,” ujar Bupati penuh semangat.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







