Narasi Kritis dan Pembeda Maksi Ngkeros, Kader Demokrat yang Siap Maju Pilkada Manggarai

“Urusan pemerintah daerah itu ada undang-undangnya yang jadi acuan soal tugas dan wewenang pemerintah daerah sudah jelas dalam undang-undang itu. Alat ukurnya sudah jelas. Nah, kondisi Manggarai sekarang ini, indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menjadi ukuran utama sampai sejauh mana tingkat pembangunan di sebuah daerah.”

IPM di Manggarai ini, kata Maksi masih kategori sedang. Kategori ini, dapat diukur melalui alat ukurnya IPM, yang indikatornya ada tiga yakni pendidikan, kesehatan dengan ekonomi.

Maksi Ngkeros

Menurutnya, pada sektor pendidikan, yang perlu kita lihat itu rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah itu, di Manggarai masih rendah. Hak itu karena memang akses masyarakat ke pendidikan, fasilitas pendidikan masih belum memenuhi standar. Semisal gedung sekolah dan fasilitas di dalamnya tidak layak dan memadai. Belum lagi soal akses masuk seperti kondisi jalan dan jarak sekolah.

Kemudian, dari indeks kesehatan, menyangkut rata-rata usia harapan hidup masyarakat kita di Manggarai. Di mana, faktor utamanya yang membuat usia harapan hidup kita itu diukur dengan angka kematian ibu dan anak (bayi). Bahwa kita di Manggarai ini angka kematian ibu dan bayi masih tinggi.

“Belum mencapai persyaratan yang harus nol, sementara kita itu masih tinggi. Ini menjadi ukuran kita bagaimana membangun sektor kesehatan ke depannya.” Urainya meyakinkan.

Sektor Ekonomi, soal pendapatan. Ini soal bagaimana trik kita ke depan untuk membangun perekonomian di Manggarai. Ekonomi ini, jelasnya, kan sangat berkaitan dengan lapangan pekerjaan. Bahwa, ada 17 sektor ekonomi yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dalam hal pekerjaan yang belum semuanya dimanfaatkan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel