Muskomda Banten Melahirkan Enterpreneur Baru Dalam Ekosistem Digital

Selaku Wakil Direktur Bank Sampah PETRA, Chandra Firmanto mengatakan Pemuda Katolik Komda Banten ingin sebuah transformasi kader berbasis digital entrepreneur dalam menjawab cita-cita generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. “Kebetulan Banten mengadakan Muskomda dan isu digital entrepreneur menjadi isu yang menarik.”

Sejalan dengan penguatan kader berbasis digital entrepreneur, Muskomda Banten 2022 ini juga menjadi kick off pertama program Gerakan Nasional Pemuda Petra Digital. Ini merupakan kerja sama Pemuda Katolik Banten dengan Kominfo.

Koordinator Petra Digital Pemuda Katolik Bondan Wicaksono mengatakan Petra Digital ini adalah untuk pelatihan calon fasilitator dan instruktur utama Pemuda Petra Digital. Kick Nasionalnya telah laksanalan dalam Rakernas Pemuda Katolik Mei 2022 lalu.

“Dari program Petra Digital ini, Pengurus Pusat Pemuda Katolik berharap transformasi digital yang diusung Komda Banten bisa terealisasi dengan baik lewat Bank Sampah PETRA berbasis digital,” sebut Bondan.

Alex Rumbi menambahkan terkait aktivasi Gerakan Nasional Pemuda Petra Digital ini, Komda Banten ingin mendapatkan talent yang memiliki kualitas soal digital skill, digital culture, digital ethic. Dan, digital safety yang sesuai dengan harapan Kominfo.

“Karena itu di Komda Banten salah satu digital skill dan digital culture yang ditekankan adalah adanya kader-kader yang memiliki jiwa entrepreneurship demi Indonesia Emas 2024,” sebut Alex.

Dalam Muskomda ini, hadir beberapa pembicara yang berbicara khusus soal digital entrepreneur. Di antaranya Philips Gobang sekalu staf khusus Kominfo, St. Ananta Wahana, anggota DPR RI. Lalu ada Regina Vianney, Wakil Sekjen Bidang Digital dan Ekraf PP Pemuda Katolik; Agustinus Ismanto, Direktur Bank Sampah PETRA. Dan, Christoper Satriandaru selaku Head of Operation Octopus sebagai mitra aplikasi digital Bank sampah dalam program pilah sampah jadi uang.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel